Polres Solok Kota Tangkap 4 Tersangka Narkoba Di Dua Lokasi

Spread the love

Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Solok Kota mengungkap 2 kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba  pada hari Kamis, (18/7)

Penangkapan dilakukan pada Hari Kamis Pukul 02.00 Wib terhadap tersangka SA Pgl TE, 25 tahun, Minang, Wiraswasta, Alamat Kelurahan Nan Balimo Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok, JA Pgl EDO, 20 Tahun, Minang, Pengangguran, Alamat Pandan RT 001 RW 001 Kel. Pasar Pandan Air Mati Kec. Tanjung Harapan Kota Solok dan VBA Pgl VER, 29 Tahun, Minang, Wiraswasta, Alamat Kubu Katapiang Nagari Kubang Putiah Kec. Banu Hampu Kab. Agam di Jalan Belakang Mesjid Syura RT 002 RW 001 Kelurahan Pasar Pandan Air Mati Kec. Tanjung Harapan Kota Solok.

Kasat Res Narkoba IPTU Dodi Apensi SH mengatakan penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di Jalan Belakang Mesjid Syura RT 002 RW 001 Kel. PPA Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok sering terjadi transaksi narkotika, kemudian pelapor dan tim dari Satresnarkoba melakukan penyelidikan di daerah tersebut dan pada hari kamis tanggal 18 Juli 2019 sekira pukul 22.00 Wib  anggota Sat Narkoba berhasil mengamankan tiga orang yang ternyata bernama JA Pgl EDO, VBA Pgl VER, dan SA Pgl TE yang berada dalam kamar sebuah rumah di Jalan Belakang Mesjid Syura RT 002 RW 001 Kelurahan PPA Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok.

Pada saat dilakukan pemeriksaan ditemukan 1 (satu) buah plastik klip bening yang berisikan 2 (dua) paket yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klip bening dalam tas hitam merk Superdry dan 1 (satu) buah mancis yang terpasang jarum sumbu diatas kasur, 1 (satu) set alat hisap sabu yang terbuat dari botol larutan penyegar cap Badak di belakang pintu kamar, uang sebanyak Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah), pelapor dan tim juga mengamankan 1 (satu) unit hand phone merk iPhone warna gold, 1 (satu) unit hand phone merk Oppo warna merah serta 1 (satu) unit hand phone merk Xiaomi warna gray.

Ketiga tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1), Jo Pasal 112 ayat (1), Jo Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP dengan ancaman hukuman Maksimal 20 Th.

Selanjutnya pada hari yang sama sekira pukul 13.30 Wib Sat Narkoba Polres Solok Kota menangkap satu orang lagi pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja.

Tersangka NS Pgl NA, 27 tahun, Suku Kutianyia/Minang, Karyawan Swasta , Alamat Belakang Mesjid Almanar RSM Bidara Cina IIC/058 RT 011 RW 016 Kelurahan Bidara Cina Kecamatan Jatinegara Kota Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta ditangkap di  Kampung Nilam Jorong Balai Pinang Nagari Muaro Paneh Kec. Bukit Sundi Kab. Solok.

Penangkapan terhadap warga Jakarta ini berawal informasi masyarakat bahwa di Kampung Nilam Jorong Balai Pinang Nagari Muaro Paneh Kec. Bukit Sundi Kab. Solok sering terjadi transaksi narkotika.

Mendapat informasi Satres Narkoba melakukan penyelidikan di daerah tersebut dan pada hari Kamis tanggal 18 juli 2019 sekira pukul 13.30 Wib  anggota Sat Narkoba melihat seseorang yang sedang duduk disebuah teras rumah di Kampung Nilam Jorong Balai Pinang Nagari Muaro Paneh Kec. Bukit Sundi Kab. Solok, yang berusaha melarikan diri dan meninggalkan barang barang miliknya diatas meja yang berada diteras rumah tersebut dan kemudian anggota Sat Narkoba berhasil menangkap Tersangka.

Dari hasil pemeriksaan terhadap barang milik tersangka disita barang bukti berupa 1 (satu) paket yang diduga narkotika jenis ganja yang dibungkus dengan plastik bening dan  1 (satu) paket yang diduga berisikan biji narkotika jenis ganja yang dibungkus dengan plastik bening di saku kecil tas pancing milik pelaku, dan 1 (satu) buah plastik warna hitam yang diduga berisikan narkotika jenis ganja di dalam tas pancing milik pelaku, dan 1 (satu) buah kotak rokok Sampoerna hijau yang berisikan 3 (tiga) lintingan ganja milik pelaku yang terletak diatas meja serta uang sebanyak Rp 32.000,- (tiga puluh dua ribu rupiah).

Ditempat Terpisah Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan S.I.K,M.H mengatakan pengungkapan kasus tersebut karena maraknya peredaran narkoba di wilayah Solok Kota dan ini merupakan upaya sistematis Polres Solok Kota  dalam memutus peredaran narkoba di Wilayah Hukum Polres Solok Kota

Kepada tersangka dikenakan pasal tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1), Jo Pasal 111 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Maksimal 20 tahun.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

As you found this post useful...

Follow us on social media!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Leave a Reply

Your email address will not be published.